Stabilitas harga pangan menjadi perhatian utama pemerintah memasuki periode HBKN 2026. Melalui pengawasan ketat, tren penurunan harga mulai terlihat pada beberapa komoditas utama.
Dalam sepekan, Satgas Saber Pelanggaran Pangan melakukan inspeksi di 9.138 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota.
Menurut Dr. I Gusti Ketut Astawa, pengawasan intensif berhasil menekan harga beras premium dan medium di beberapa zona, cabai merah keriting, telur ayam ras, serta daging ayam ras.
Rincian Pengawasan
Distribusi titik pemantauan:
-
Pedagang & pengecer: 5.939
-
Ritel modern: 1.472
-
Grosir: 967
-
Distributor: 554
-
Produsen: 136
-
Agen: 70
Tindak lanjut berupa teguran administratif, pengisian stok, hingga pengambilan sampel keamanan pangan turut dilakukan.
Minyakita Jadi Sorotan
Minyakita masih berada di atas HET secara nasional, meski trennya menurun. Satgas berkomitmen memantau rantai distribusi dari produsen hingga pengecer. Selain itu, Perum Bulog dan BUMN Pangan diminta melakukan intervensi di wilayah yang harga masih tinggi.
Hotline pengaduan menerima laporan dari Jakarta Pusat, Kupang, Bandar Lampung, Bukittinggi, Maros, dan Mataram — seluruhnya telah ditindaklanjuti.
Langkah ini menjadi strategi preventif agar lonjakan harga tidak terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.


0 Komentar