Upaya menciptakan rasa aman bagi perempuan dan anak terus menjadi prioritas aparat kepolisian di Kabupaten Sidoarjo. Langkah preventif dilakukan dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan, terutama tempat hiburan dan penginapan.
Jajaran Polresta Sidoarjo melalui Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak serta tim pemberantasan perdagangan orang turun langsung melakukan pemantauan pada Rabu malam (25/2/2026). Kegiatan tersebut juga melibatkan Polwan Presisi Jenggala sebagai bentuk pendekatan humanis sekaligus penguatan pengawasan di lapangan.
Dalam patroli itu, petugas melakukan pengecekan situasi keamanan dan memberikan imbauan kepada pengelola usaha agar lebih selektif serta aktif menjaga lingkungan dari potensi tindak pidana. Fokus utama pengawasan adalah pencegahan kekerasan, eksploitasi, hingga perdagangan orang yang kerap menyasar kelompok rentan.
Kasat PPA dan PPO Polresta Sidoarjo, AKP Rohmawati Lailah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Pekat Semeru 2026. Menurutnya, kehadiran polisi secara rutin di lokasi rawan menjadi langkah strategis menjaga stabilitas keamanan, terutama di bulan Ramadhan.
Selain patroli, masyarakat juga diminta berperan aktif dengan segera melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan melalui layanan darurat 110. Sinergi antara kepolisian dan warga dinilai menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif di Sidoarjo.


0 Komentar