Kebahagiaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Riau mendadak berubah menjadi duka mendalam setelah seorang anggota Polsek Kampar, Aiptu Apendra, menghembuskan napas terakhir dalam menjalankan tugas pengamanan. Pria yang menjabat sebagai Banit Reskrim ini tutup usia karena kelelahan dan sesak napas di tengah kesibukannya mengawal malam kemenangan. Menyikapi pengabdian yang tuntas hingga titik darah penghabisan, Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan penghargaan tertinggi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) secara anumerta sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya.
Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa penghargaan ini diserahkan langsung melalui kebijakan pimpinan tertinggi Polri sebagai bentuk apresiasi yang tidak terbatas pada simbol semata. Dalam keterangannya pada Selasa (24/3/2026), ia menegaskan bahwa KPLB tersebut menjadi penanda abadi atas dedikasi almarhum yang telah mempertaruhkan nyawa demi menjaga stabilitas keamanan saat masyarakat tengah berbahagia. Ia menyebut takdir yang disuratkan memang tidak ada yang mampu menebak, namun kepergian almarhum menyisakan teladan yang sangat kuat bagi institusi kepolisian.
Almarhum Aiptu Apendra yang lahir di Air Tiris pada 24 Februari 1984 itu dikenal sebagai personel yang gigih di lapangan. Kepergiannya tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi sang istri dan satu orang anak perempuan yang masih membutuhkan sosok kepala keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi rekan-rekan sejawat di Polsek Kampar. Kapolda Riau mengajak seluruh personel untuk meneladani semangat pengabdian almarhum yang tidak pernah mengenal lelah dalam melindungi masyarakat.
Dalam momentum duka ini, Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., turut mengingatkan pentingnya menjaga semangat yang telah dicanangkan pimpinan, yaitu "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah". Ia menekankan bahwa penghargaan bagi Aiptu Apendra bukan sekadar ritual kepangkatan, melainkan warisan abadi yang harus terus dirawat oleh setiap insan Bhayangkara di Bumi Lancang Kuning. Masyarakat yang membutuhkan bantuan polisi pun diimbau untuk segera menghubungi Call Center 110 sebagai wujud komitmen pelayanan terbaik yang terus dijaga. (Avs)


0 Komentar