Gerbang Arus Balik: Polres Tanjungperak Perpanjang Fokus Pengamanan hingga Akhir Maret


Polres Pelabuhan Tanjungperak tidak serta-merta menarik napas lega usai Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup. Justru di saat kebanyakan petugas mulai kembali ke posisi reguler, jajaran kepolisian di kawasan pelabuhan ini malah menggencarkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) mulai Kamis (26/3) hingga Selasa (31/3). Fokus utama tetap tertuju pada Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), yang hingga kini masih menjadi jalur vital bagi pemudik yang hendak kembali ke gerbang ekonomi Jawa Timur.

Kenaikan jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur melalui jalur laut menjadi alasan utama perpanjangan pengamanan ini. Data yang dihimpun sejak Rabu (25/3) malam hingga Kamis (26/3) dini hari menunjukkan lonjakan mencapai 56 persen dengan total 2.268 orang yang tiba di Terminal GSN. Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, menyebut angka ini jauh di atas rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar seribu orang. Lonjakan serupa juga terjadi pada arus penumpang keluar Jatim, yang meningkat 54 persen menjadi 2.164 orang.

Tidak hanya penumpang, gelombang kendaraan yang menyeberang juga mengalami peningkatan signifikan. Sebanyak 160 unit roda dua dan 357 unit roda empat tercatat masuk ke Jawa Timur melalui pelabuhan ini, sementara 148 unit roda dua serta 353 unit roda empat memilih jalur yang sama untuk keluar. Arus kendaraan besar seperti bus dan truk pun turut padat, dengan 109 unit masuk dan 193 unit keluar dalam periode pantauan yang sama.

Menurut Iptu Suroto, kelancaran yang terjadi selama puncak arus balik ini bukan sekadar hasil kerja individual, melainkan buah dari sinergi panjang antara Polri dan para pemangku kepentingan di sektor transportasi laut. Kolaborasi yang erat di lapangan, ujarnya, menjadi kunci utama mengapa roda mudik dan balik tahun ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Kini, personel di lapangan terus disiagakan untuk memastikan pola kolaborasi tersebut tetap terjaga hingga akhir bulan.

Dengan KRYD yang berlangsung hingga 31 Maret, Polres Pelabuhan Tanjungperak mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin selama berada di area pelabuhan. Imbauan untuk menjaga barang bawaan serta mematuhi arahan petugas terus digaungkan sebagai langkah preventif. Pasalnya, fase pasca-lebaran sering kali justru menjadi momen rawan jika kewaspadaan mulai kendur.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar