Polantas Nganjuk Gaet SMK PGRI 1, Pelajar Diedukasi Jadi Pelopor Keselamatan Jalan


Sejak pagi, suasana SMK PGRI 1 Nganjuk terasa berbeda karena kedatangan rombongan Satuan Lalu Lintas Polres Nganjuk yang menggelar program "Polantas Menyapa" pada Rabu (8/4/2026). Bekerja sama dengan Binluh Satbinmas, kegiatan ini dirancang khusus untuk mengedukasi para siswa tentang etika tertib berlalu lintas, sebuah topik yang sangat relevan mengingat banyaknya pelajar yang sudah mengendarai sepeda motor ke sekolah. Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri, karena angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di Nganjuk masih tergolong tinggi setiap tahunnya. Dengan pendekatan yang santai namun serius, Satlantas ingin membangun kesadaran bahwa menjadi keren tidak diukur dari seberapa kencang seseorang berkendara, tetapi dari seberapa patuh ia pada aturan.

AKP Ivan Danara Oktavian menyampaikan bahwa melalui program Polantas Menyapa ini, pihaknya ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan, bukan justru menjadi biang kerok kemacetan atau kecelakaan. Materi yang disampaikan oleh Kanit Kamsel Satlantas IPTU Dwi Purnomo mencakup berbagai topik, mulai dari kewajiban memiliki SIM, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, hingga pentingnya menjaga kondisi kendaraan. Para siswa juga diajak untuk melakukan simulasi sederhana tentang jarak pandang pengendara saat hujan dan bagaimana cara berkendara yang aman di jalan basah. Sesi interaktif ini membuat para siswa tidak hanya mendengar, tetapi juga mengalami secara langsung bagaimana rasanya menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

IPTU Dwi Purnomo menambahkan bahwa edukasi kepada pelajar menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin di jalan raya, karena masa remaja adalah periode pembentukan kebiasaan yang akan terbawa hingga dewasa. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan tips tentang bagaimana cara menolak dengan halus jika ada teman yang mengajak ugal-ugalan di jalan. Beberapa siswa mengaku pernah mengalami kejadian nyaris celaka karena melaju terlalu cepat atau karena tidak memperhatikan rambu lalu lintas. IPTU Dwi pun mengingatkan bahwa keberuntungan tidak selalu berpihak dua kali, sehingga kepatuhan pada aturan adalah satu-satunya jalan untuk selamat sampai tujuan.

Satlantas Polres Nganjuk berharap melalui kegiatan ini, kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Nganjuk. Para siswa SMK PGRI 1 Nganjuk diharapkan bisa menjadi duta keselamatan yang menginspirasi sekolah-sekolah lain. Polres Nganjuk juga berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa secara berkala, tidak hanya di sekolah tetapi juga di komunitas-komunitas pemuda. Pada akhirnya, polantas yang menyapa bukan sekadar program bulanan, tetapi sebuah gerakan budaya untuk menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai gaya hidup generasi muda Nganjuk.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar