Tahapan penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026 di wilayah Jawa Timur telah resmi dimulai. Dari total 6.464 pendaftar awal yang terdiri dari calon Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama, sebanyak 5.126 orang dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat, dengan dominasi peserta laki-laki mencapai 4.214 orang dan sisanya 912 orang dari kalangan wanita yang siap bersaing ketat.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, memastikan seluruh proses seleksi kali ini mengedepankan sistem yang bersih dan terukur. Pihaknya memperkenalkan prinsip BETAH—Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis—sebagai fondasi utama dalam menjaring kandidat terbaik. Ia menjelaskan bahwa sistem ini diterapkan secara konsisten di setiap tahapan, mulai dari pemeriksaan administrasi hingga uji kompetensi akhir, guna menutup celah bagi praktik kecurangan.
Perbedaan mencolok pada rekrutmen tahun ini terletak pada variasi jalur dan formasi yang ditawarkan. Selain jalur reguler untuk Taruna Akademi Kepolisian, Polda Jatim membuka beragam spesialisasi untuk Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus), mulai dari bidang Humas, Pertanian, Teknik Sipil, hingga Musik. Tak hanya itu, jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) juga disediakan khusus bagi para atlet berprestasi, penyandang disabilitas, serta individu dengan penghargaan khusus.
Menyikapi maraknya modus penipuan yang kerap membayangi seleksi aparatur negara, Kombes Harno menyampaikan imbauan keras kepada para orang tua dan wali peserta. Ia menekankan bahwa tidak ada jalan pintas menuju Seragam Biru selain melalui kesiapan fisik, kemampuan akademik, dan mental yang kuat. Pihaknya meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan materi.
Dengan pendidikan yang bervariasi mulai dari lima bulan untuk Bintara dan Tamtama hingga empat tahun bagi Taruna Akpol, seleksi ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul. Polda Jatim mengajak seluruh peserta untuk fokus menunjukkan kemampuan terbaik mereka, karena satu-satunya tiket menuju kelulusan adalah persiapan matang dan kepercayaan pada kapasitas diri sendiri. (Avs)
.jpeg)

0 Komentar