Banyak pelajar mematuhi aturan lalu lintas hanya karena takut ditilang atau takut orang tua marah. Satlantas Polres Nganjuk ingin mengubah paradigma itu. Melalui program Polantas Menyapa di SMKN 1 Bagor pada Senin (25/5/2026), Kanit Kamsel IPTU Dwi Purnomo membawa pesan bahwa keselamatan berkendara adalah pilihan sadar, bukan sekadar ketaatan pada aturan. Dalam sosialisasi yang berlangsung di ruang kelas dan halaman sekolah, para siswa diajak merenungkan bahwa setiap keputusan kecil di jalan, seperti memakai helm atau menyalakan lampu sein, sebenarnya adalah investasi untuk masa depan mereka sendiri, bukan sekadar untuk menghindari sanksi.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa pelajar memiliki tingkat mobilitas tinggi tetapi seringkali belum memiliki pengalaman berkendara yang memadai. Kombinasi ini menjadi racun mematikan jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan pengetahuan yang cukup. “Kami ingin membangun kesadaran para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Dengan memahami etika berkendara sejak dini, diharapkan mereka mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya. Program Polantas Menyapa dirancang sebagai ruang dialog, bukan ruang menggurui, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh anak muda.
Sesi tanya jawab yang berlangsung hangat menjadi bukti bahwa para siswa SMKN 1 Bagor sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Beberapa siswa mengaku selama ini tidak menyadari bahwa penggunaan knalpot brong tidak hanya mengganggu ketenangan tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan mesin dan membahayakan pengendara lain. Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menambahkan bahwa pendekatan dialogis seperti ini terbukti lebih efektif dalam mengubah perilaku. “Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi kebutuhan untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan Polantas Menyapa di SMKN 1 Bagor, Satlantas Polres Nganjuk berharap tercipta generasi muda yang tidak hanya pintar di sekolah tetapi juga cerdas di jalan raya. Kesadaran berlalu lintas yang tumbuh dari dalam diri jauh lebih kuat dan bertahan lama dibandingkan ketaatan yang didorong oleh rasa takut. Di Nganjuk, polisi lalu lintas memilih menjadi teman dialog bagi para pelajar, bukan sekadar aparat penegak hukum yang menakutkan. Dan para siswa SMKN 1 Bagor menyambutnya dengan pertanyaan-pertanyaan cerdas yang menunjukkan bahwa mereka siap menjadi pelopor keselamatan di generasinya.(Avs)


0 Komentar