Nganjuk- Tangan Aipda Lamino, Bhabinkamtibmas Desa Nglundo, Polsek Sukomoro, tidak hanya sibuk memegang daun melon dan sawi untuk memeriksa kesehatannya. Pada Minggu (14/6/2026), ia juga menyusuri saluran irigasi, mengamati setiap tetes air yang mengalir, memastikan tidak ada yang terbuang percuma atau terhambat di tengah jalan. Ia paham bahwa sehebat apa pun kualitas tanaman, tanpa pasokan air yang lancar, semua akan layu sebelum sempat dipanen. Inilah bentuk kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan yang tidak setengah-setengah.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya soal bibit unggul atau pupuk yang cukup, tetapi juga soal distribusi air yang merata. Melon dan sawi adalah komoditas yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi, tetapi keduanya sangat sensitif terhadap kekurangan air. Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan bahwa tidak ada kendala teknis yang luput dari perhatian petani. Dengan memeriksa irigasi secara langsung, Aipda Lamino membantu mengidentifikasi titik-titik rawan yang mungkin selama ini tidak disadari warga.
Di lapangan, Aipda Lamino melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berdialog dengan petani tentang kebutuhan pengairan dan kendala yang dihadapi. Kapolsek Sukomoro AKP Mujianto mendukung penuh langkah ini dan berharap komunikasi antara petani dan pihak terkait terus terjalin. Dari Desa Nglundo, Aipda Lamino membuktikan bahwa menjadi Bhabinkamtibmas berarti memiliki dua pasang mata: satu untuk melihat kesehatan tanaman, satu lagi untuk memastikan air yang mengairinya tidak pernah berhenti mengalir.(Avs)


0 Komentar