Nganjuk- Hamparan lahan jagung di Desa Plosoharjo, Kecamatan Pace, tampak menghijau disapu angin. Namun Bripka Puguh Puji, Bhabinkamtibmas setempat, tidak hanya terpesona oleh pemandangan itu. Pada Minggu (14/6/2026), ia turun ke ladang untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus menyadarkan para petani akan satu bahaya yang sering diabaikan: sepeda motor yang diparkir di tepi jalan tanpa pengamanan ganda sangat mudah menjadi incaran maling.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas memiliki tanggung jawab menyeluruh terhadap kesejahteraan petani. Mendampingi mereka agar jagung tetap produktif hingga panen adalah satu sisi. Sisi lainnya adalah mengingatkan mereka agar tidak lengah terhadap keamanan barang berharga. Tanaman jagung memang komoditas strategis untuk ketahanan pangan nasional, tetapi apa artinya panen melimpah jika motor yang menjadi satu-satunya alat transportasi raib digondol maling karena kelalaian.
Bripka Puguh dalam pemantauannya berdialog hangat dengan petani tentang perkembangan tanaman dan kebutuhan perawatan. Ia juga menyelipkan pesan tegas namun bersahabat tentang pentingnya kunci ganda. Kapolsek Pace AKP Pujo Santoso mendukung penuh edukasi kamtibmas ini dan berharap para petani tidak menganggap remeh imbauan sederhana tersebut. Dari ladang jagung Pace, Bripka Puguh membuktikan bahwa menjadi Bhabinkamtibmas adalah melindungi dari segala sudut, termasuk melindungi motor yang terparkir di tepi sawah dari tangan-tangan jahil.(Avs)


0 Komentar