Nganjuk – Setiap angka kecelakaan di jalan raya adalah cerita duka yang tidak ingin terulang. Satlantas Polres Nganjuk, berdasarkan data domisili korban, menemukan fakta mengejutkan: Kecamatan Tanjunganom berada di puncak daftar wilayah rawan laka. Maka pada Kamis (11/6/2026), Unit Kamsel menggelar Polantas Menyapa di Kantor Kecamatan Tanjunganom, dipimpin langsung Kanit Kamsel IPTU Dwi Purnomo. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi upaya konkret menyelamatkan nyawa warga.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Forkopimcam, hingga pemerintah kelurahan. Peserta mendapat materi tentang faktor penyebab kecelakaan, pentingnya helm dan sabuk pengaman, serta etika berlalu lintas yang benar. IPTU Dwi Purnomo menjelaskan bahwa pemetaan berbasis domisili korban menjadi peta jalan program edukasi. "Kami ingin edukasi ini menyentuh langsung warga di wilayah paling rawan. Bukan sekadar teori, tapi solusi praktis untuk kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Kapolres Nganjuk berharap sinergi lintas sektor ini mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan. Dengan kesadaran yang meningkat, setiap pengendara di Tanjunganom diharapkan menjadi pelopor keselamatan. "Kami tidak ingin ada lagi keluarga yang kehilangan anggota karena kecelakaan yang sebenarnya bisa dicegah. Mari bersama-sama jadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan," tutup AKBP Suria Miftah Irawan. Polantas Menyapa hadir bukan untuk menggurui, tetapi untuk melindungi. (Avs)


0 Komentar