Nganjuk- Pagi itu, Aiptu Gatot Widodo tiba di Desa Pisang dengan semangat yang menyala untuk menjalankan tugas pendampingan ketahanan pangan sesuai arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Namun ia juga membawa kepedulian lain yang tidak kalah penting, yaitu memastikan bahwa para petani dapat bekerja dengan tenang tanpa rasa khawatir kehilangan kendaraan yang mereka tinggalkan di tepi sawah. Ia melangkah masuk ke area persawahan, matanya bergerak dari batang jagung yang hijau segar ke deretan motor yang terparkir di berbagai sudut, dan ia pun mulai menyusun cara untuk menyampaikan pesan keamanan dengan gaya yang santai namun mengena.
Saat bertemu dengan seorang petani yang sedang membersihkan rumput di sekitar jagung, Aiptu Gatot berhenti untuk berbincang tentang perkembangan tanaman dan kebutuhan pupuk yang mungkin masih kurang. Namun ia juga melirik ke arah motor petani tersebut yang terparkir tidak jauh dari lokasi, dan dengan sopan menanyakan apakah sudah dikunci dengan aman dan apakah ada tempat parkir yang lebih strategis di dekat area kerja. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa edukasi kamtibmas harus disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan tidak menggurui, agar pesan tentang keamanan kendaraan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan menjadi kebiasaan yang melekat.
Pemantauan menunjukkan bahwa kondisi jagung di sebagian besar lahan Desa Pisang sangat baik, dengan beberapa petani mulai menghitung perkiraan hasil panen yang cukup menjanjikan untuk musim ini. Kapolsek Patianrowo AKP Edy Suwanda menyatakan bahwa peran Bhabinkamtibmas akan terus diperluas tidak hanya sebagai pengawas pertanian tetapi juga sebagai pelindung aset-aset kecil milik warga yang sering terabaikan. Dengan pendekatan preventif yang konsisten, diharapkan angka kriminalitas di wilayah persawahan dapat ditekan secara signifikan dan petani dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.
Kehadiran Aiptu Gatot di tengah hamparan jagung membawa pesan kuat bahwa Polri hadir untuk melindungi seluruh aspek kehidupan petani. Mereka mulai terbiasa untuk memeriksa kembali kunci motor sebelum meninggalkannya di sawah, dan saling mengingatkan jika ada teman yang lalai. Semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan ini adalah hasil dari pendampingan yang konsisten dan humanis dari Bhabinkamtibmas. Pada akhirnya, desa yang aman dan produktif akan terwujud dari kerja sama yang erat antara polisi dan masyarakat Desa Pisang. (Avs)
.jpeg)

0 Komentar