Bhabinkamtibmas Jadi Guru Lapangan, Peternak Patranrejo Belajar Kelola Limbah Domba


Nganjuk- Di balik pagar kandang sederhana milik warga Desa Patranrejo, Jumat (10/7/2026) berlangsung kelas lapangan yang tidak biasa. Aipda Puguh Rianto, Bhabinkamtibmas setempat, dengan sabar menjelaskan kepada para peternak tentang cara mengubah kotoran domba menjadi kompos berkualitas tinggi. Momen ini bukan sekadar pemantauan rutin, melainkan bentuk pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha peternakan mereka secara mandiri dan bertanggung jawab.


Nganjuk- Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menilai bahwa pendekatan edukatif seperti ini adalah kunci keberhasilan pembangunan peternakan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran bagi masyarakat. Dengan memberikan pengetahuan tentang pengelolaan limbah yang benar, peternak tidak hanya terlindungi dari risiko pencemaran, tetapi juga memperoleh keterampilan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Nganjuk- Kapolsek Berbek AKP Darminto menambahkan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai guru lapangan harus terus didorong karena efektivitasnya dalam menjangkau masyarakat akar rumput. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk aktif melakukan sosialisasi tentang teknik pengolahan pupuk organik yang sederhana namun bernilai ekonomi tinggi. Dengan cara ini, setiap peternak di wilayah hukum Polsek Berbek diharapkan mampu mengubah limbah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.


Nganjuk- Desa Patranrejo kini mulai merasakan dampak positif dari pendekatan ini, di mana para peternak tidak lagi cemas dengan tumpukan kotoran di sekitar kandang. Mereka justru mulai melihatnya sebagai komoditas yang dapat dijual atau digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian sendiri. Keberhasilan Bhabinkamtibmas dalam menjembatani pengetahuan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Nganjuk untuk mengadopsi model serupa dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif dan ramah lingkungan.(Avs)


Posting Komentar

0 Komentar