Nganjuk- Di balik hamparan hijau jagung yang mulai menguning di ujung daun, ada kerja keras para petani yang setiap hari bergulat dengan ancaman kekeringan, namun kini mereka tidak sendirian karena Kanit Binmas Polsek Ngetos Aiptu Prawoko hadir sebagai mitra yang sigap memantau kondisi lahan dan ketersediaan air. Pemantauan yang dilakukan pada Kamis (9/7) ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak ketahanan pangan di tingkat desa dengan memastikan tanaman jagung tetap tumbuh subur meskipun musim kemarau mulai menyengat. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa pendampingan kepada petani adalah investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan nasional, karena tanpa air yang cukup, panen yang melimpah hanyalah angan-angan.
Nganjuk- Aiptu Prawoko dengan cermat meneliti setiap petak lahan, mencatat titik-titik yang mulai mengering dan berdialog dengan petani tentang strategi bertahan di musim kemarau, seperti pembuatan biopori untuk menampung air hujan dan penggunaan pupuk organik yang mampu menahan kelembapan tanah. Para petani mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang saluran irigasi yang mulai menyusut, namun mereka juga merasa lega karena ada kepolisian yang siap membantu mengoordinasikan dengan dinas terkait jika diperlukan. Kapolres Nganjuk mengingatkan bahwa antisipasi terhadap penurunan debit air harus dilakukan sejak dini, karena keterlambatan dalam mengambil langkah nyata dapat berakibat pada gagal panen yang merugikan semua pihak.
Nganjuk- Kapolsek Ngetos AKP Jajuli menegaskan bahwa pendampingan kepada petani tidak akan berhenti pada pemantauan saja, tetapi akan terus berlanjut hingga masa panen tiba, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas sebagai garda terdepan di lapangan. Ia berharap para petani terus menjaga semangat dan memanfaatkan sumber air secara efisien, karena setiap tetes air yang dihemat adalah investasi bagi masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan. Kehadiran Polri di tengah petani diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga mereka dapat fokus pada perawatan tanaman tanpa khawatir akan kendala yang tidak terduga.
Nganjuk- Melalui pemantauan yang berkelanjutan dan sinergi yang solid antara kepolisian, petani, dan pemerintah desa, Polsek Ngetos optimis lahan jagung di wilayahnya akan tetap produktif dan menghasilkan panen yang memuaskan. Polri membuktikan bahwa komitmen terhadap ketahanan pangan bukan sekadar janji, tetapi tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari penyemaian hingga panen raya. Dengan kerja keras dan kebersamaan, cita-cita mewujudkan kemandirian pangan dari desa-desa seperti Ngetos semakin mendekati kenyataan, dan jagung Nganjuk akan terus menjadi kebanggaan petani Indonesia.(Avs)


0 Komentar