Nganjuk- Kobis dan sawi sebagai komoditas hortikultura andalan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan bagi petani Desa Senjayan, dan hal ini menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Aiptu Suyanto yang melaksanakan pemantauan pada Sabtu (11/7/2026). Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau kondisi tanaman sekaligus memberikan semangat kepada petani agar terus mengembangkan budidaya kobis dan sawi. Kehadiran polisi di tengah petani menjadi pengingat bahwa komoditas ini memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan meningkatkan pendapatan petani.
Kapolres Nganjuk menekankan bahwa kobis dan sawi adalah sayuran yang selalu dibutuhkan masyarakat, sehingga permintaannya cenderung stabil sepanjang tahun. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas panen, sehingga memperoleh keuntungan yang lebih besar. Aiptu Suyanto dalam kunjungannya berdialog dengan petani tentang strategi pengembangan budidaya, mulai dari pemilihan bibit unggul hingga teknik panen yang tepat untuk menjaga kualitas sayuran.
Kapolsek Gondang AKP Sugino menambahkan bahwa pengembangan komoditas hortikultura seperti kobis dan sawi adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian desa. Dengan hasil panen yang melimpah dan berkualitas, petani tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat memasarkan hasilnya ke daerah lain yang membutuhkan. Pendampingan Polri melalui Bhabinkamtibmas menjadi upaya untuk mendorong petani agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha tani mereka.
Desa Senjayan diharapkan menjadi sentra produksi kobis dan sawi yang andal di wilayah Nganjuk. Dengan semangat inovasi dan kerja keras para petani, serta dukungan penuh dari Polri, komoditas ini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengoptimalkan potensi hortikultura mereka.(Avs)
.jpeg)

0 Komentar