Tanaman Cabai di Bajang Terancam Kemarau, Polisi Turun Cek


Nganjuk- Kemarau panjang mulai berdampak pada tanaman cabai di Dusun Dance, Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu. Ketersediaan air menjadi persoalan utama bagi para petani. Ps. Kanit Binmas Polsek Ngluyu Aiptu Bambang Okta, S.H., turun langsung mengecek kondisi tanaman. Kegiatan berlangsung pada Jumat (25/9/2026).


Aiptu Bambang selaku penggerak ketahanan pangan berdialog langsung dengan petani. Ia ingin mengetahui kondisi tanaman cabai di tengah kemarau panjang. Ketersediaan air untuk pengairan menjadi perhatian utama. Tanaman cabai membutuhkan pasokan air cukup agar tumbuh optimal.


Salah seorang petani menyampaikan bahwa kemarau panjang membuat pengairan menjadi kendala. Ia harus lebih menghemat penggunaan air. Waktu penyiraman juga diatur agar tanaman tetap terjaga. Petani itu berharap ada solusi bersama hingga masa panen tiba.


Aiptu Bambang mengimbau petani mengatur penggunaan air secara efektif. Perawatan tanaman secara rutin juga harus dilakukan. Ia mengajak petani terus berkoordinasi mencari solusi bersama. Kendala di lapangan pun dapat diatasi dengan baik.


Melalui pemantauan dan dialog tersebut, Polsek Ngluyu berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Dukungan terhadap keberlangsungan sektor pertanian terus diberikan. Sinergi Polri dan masyarakat diharapkan menjaga produktivitas pertanian. Ketahanan pangan nasional pun turut diperkuat. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar