Living Laboratory: Ketika Polisi Belajar dari Masyarakat

Polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi bagian dari ekosistem sosial. Karena itu, ruang belajar terbaik bagi polisi adalah masyarakat itu sendiri.

Gagasan problem-oriented policing dari Herman Goldstein menekankan perlunya pendekatan yang memahami akar masalah sosial.

Laboratorium Sosial sebagai Ruang Hidup

Laboratorium sosial adalah living laboratory tem
pat calon polisi belajar langsung memahami budaya lokal, konflik sosial, dan karakter masyarakat.

Dalam perspektif Parsudi Suparlan, Ilmu Kepolisian mencakup kriminologi, sosiologi, antropologi, psikologi, dan hukum.

Dampak Positifnya

  • Konflik sosial bisa dimitigasi sebelum meluas

  • Pendekatan lebih empatik dan kolaboratif

  • Kebijakan lebih tepat sasaran

  • Pelayanan publik lebih humanis

Dengan kerja sama antara Polri dan 74 perguruan tinggi, laboratorium sosial menjadi motor penguatan pemolisian berbasis ilmu.

Transformasi ini bukan sekadar inovasi kelembagaan, tetapi perubahan paradigma menuju kepolisian reflektif.

Posting Komentar

0 Komentar