Puncak Arus Balik Mulai Terdeteksi: One Way Nasional Resmi Berlaku Siang Ini


Memasuki hari ke-12 Operasi Ketupat 2026, gelombang pemudik yang kembali ke Jakarta menunjukkan lonjakan signifikan. Data dari empat gerbang tol utama mencatat kendaraan yang masuk ke Ibu Kota mencapai 225.293 unit, melonjak 73,71 persen dibandingkan hari normal. Fenomena ini menjadi alarm awal bagi kepolisian bahwa fase arus balik telah benar-benar dimulai, mendorong penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas yang lebih ketat.

Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan selaku Juru Bicara Operasi Ketupat 2026 mengonfirmasi bahwa sejak pukul 14.00 WIB, sistem one way nasional akan diberlakukan penuh. Ruas yang diatur mulai dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70, mengarah ke Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengurai potensi kepadatan panjang yang kerap terjadi di titik-titik rawan kemacetan selama periode arus balik.

Selain rekayasa lalu lintas, Polri juga mencatatkan berbagai insiden yang perlu menjadi perhatian. Tercatat 198 kasus kecelakaan dengan kerugian materiil mencapai Rp534 juta. Dari jumlah tersebut, 18 orang meninggal dunia dan lebih dari 500 lainnya mengalami luka. Angka ini menjadi pengingat bagi para pengendara bahwa keselamatan adalah prioritas utama di tengah euforia kembali ke kota perantauan.

Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah. Polri mendorong pemanfaatan kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta diskon tarif tol yang akan berlangsung pada 26 hingga 27 Maret 2026. Dengan perencanaan matang, diharapkan kepadatan dapat terdistribusi merata. Layanan darurat 110 juga disiagakan 24 jam penuh untuk mengantisipasi segala kemungkinan darurat di jalan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar