Kepadatan arus mudik di Jembatan Sembayat, Gresik, nyaris berubah jadi kemacetan panjang saat sebuah mobil mendadak kehilangan tenaga di jalur contraflow. Namun, kekhawatiran itu segera sirna karena petugas Satlantas Polres Gresik yang tengah mengurai lalu lintas bereaksi dalam hitungan detik. Mobil pemudik asal Pasuruan itu diketahui mengalami kerusakan serius pada bagian kopling—istilah awamnya "ceplos"—yang membuatnya tak bisa bergerak sama sekali. Padahal, posisinya berada di titik krusial yang jika dibiarkan bisa menyumbat aliran kendaraan dari Kota Gresik menuju Bungah.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa kejadian ini langsung mendapat penanganan cepat. Petugas tak hanya mendorong mobil tersebut ke pinggir jalan untuk membuka jalur, tetapi juga langsung menghubungi montir dari bengkel terdekat agar perbaikan bisa dilakukan di lokasi. Langkah ini sengaja dipilih untuk menghindari proses evakuasi yang memakan waktu lebih lama dan berpotensi memperparah kepadatan. "Kami percepat dengan memperbaiki di tempat, karena waktu sangat berharga di tengah arus mudik," ujarnya.
Tak cukup sampai di situ, perhatian petugas juga menyentuh aspek kemanusiaan yang lebih dalam. Seorang ibu dan anak yang menjadi penumpang mobil tersebut dievakuasi dari kendaraan dan diantar langsung menuju wilayah Bungah. Tindakan ini memastikan mereka tidak terlantar di tengah hiruk-pikuk kendaraan yang padat, sekaligus memberikan ketenangan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas. Bagi Polres Gresik, mengurai kemacetan memang penting, tetapi melindungi jiwa jauh lebih utama.
Berkat respons cepat dan pendekatan terpadu ini, arus lalu lintas di kawasan Sembayat kembali normal tanpa perlu waktu lama. AKP Nur Arifin menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan saat arus mudik bukan hanya untuk mengatur kendaraan, tetapi untuk hadir sebagai solusi saat masyarakat paling membutuhkan. Ia pun mengimbau para pemudik untuk memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kopling dan rem, sebelum memulai perjalanan panjang demi menghindari kejadian serupa yang bisa mengganggu keselamatan dan kelancaran bersama.(Avs)
.jpeg)

0 Komentar