Waspada! 6 Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Lamongan Siap Dijaga Ketat



Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Lamongan mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi perlintasan kereta api sebidang. Pasalnya, masih ada 6 titik di Kabupaten Lamongan yang sama sekali tidak dilengkapi palang pintu, ditambah 9 titik lainnya yang hanya mengandalkan palang swadaya masyarakat. Kondisi ini sangat berisiko, apalagi dengan rencana penambahan 11 perjalanan kereta oleh PT KAI Daop 8 selama masa angkutan Lebaran.

Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP I Made Jata Wiranegara, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Rapat koordinasi lintas sektoral digelar untuk memastikan seluruh pihak siap siaga, terutama di jam-jam rawan antara pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. "Kami ingin memastikan tidak ada korban jiwa akibat kelalaian di pelintasan kereta," tegasnya.

Kadishub Lamongan, Dianto Heri Wibowo, mengimbau pengendara untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum melewati rel. Ia juga meminta masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu yang sudah dipasang dan tidak memaksa diri jika melihat kereta mendekat. Keselamatan lebih berharga daripada terburu-buru mencapai tujuan.

Polres Lamongan bersama Dishub dan PT KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan sosialisasi keselamatan di seluruh pelintasan. Dukungan dari camat, kepala desa, dan relawan setempat juga dioptimalkan untuk menjaga titik-titik rawan. Mari bersama-sama ciptakan mudik yang aman, nyaman, dan selamat di Kabupaten Lamongan. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar