Kapolres Nganjuk Ajak PSHT dan Kera Sakti Jadi Mitra Aktif Jaga Kondusifitas Pasca Lebaran


Momen pasca Lebaran sering kali menjadi titik rawan terjadinya gesekan sosial, dan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan tidak ingin mengambil risiko dengan membiarkan situasi berjalan begitu saja. Pada Rabu (1/4/2026), ia menginisiasi pertemuan silaturahmi dan halal bihalal bersama pengurus perguruan silat yang meliputi PSHT, IKSPI Kera Sakti, dan PSNU Pagar Nusa, yang berlangsung secara berturut-turut di ruang kerja Kapolres dan kediaman Ketua Pagar Nusa di Desa Tegaron, Kecamatan Prambon. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergitas antara Polri dengan pengamanan internal yang dimiliki masing-masing perguruan, sekaligus membangun soliditas antarorganisasi agar situasi kamtibmas di Kabupaten Nganjuk tetap aman dan kondusif. Kapolres menyadari bahwa perguruan silat memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas, mengingat akar mereka yang kuat di masyarakat dan jaringan yang luas hingga ke tingkat desa.

AKBP Suria Miftah Irawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para pengurus yang dinilainya telah menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan. Ia mengajak seluruh elemen perguruan silat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi yang aman dan damai, terutama karena organisasi-organisasi ini memiliki jumlah anggota yang sangat besar dan pengaruh yang signifikan. Kapolres juga mengingatkan agar para pendekar tidak mudah terpancing oleh provokasi, terutama yang bersumber dari informasi tidak bertanggung jawab di media sosial. Ia menegaskan bahwa kebijakan dalam menyikapi berita serta segera melaporkan potensi pelanggaran hukum kepada polisi adalah kunci utama untuk mencegah konflik yang bisa merusak persaudaraan yang telah dibangun.

Para ketua perguruan silat yang hadir menyambut baik ajakan ini dengan penuh antusiasme. Gondo Hariyono dari PSHT Pusat Madiun menekankan bahwa pihaknya terus membekali para siswa dengan nilai-nilai akhlak dan kerohanian sebagai benteng utama dari pengaruh negatif. Muhammad Markun dari IKSPI Kera Sakti menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan menjaga soliditas antarperguruan. H. Abdul Haq Asnawi dari Pagar Nusa menambahkan bahwa momentum halal bihalal ini menjadi sarana yang sempurna untuk mempererat ukhuwah. Dengan kolaborasi yang harmonis ini, Polres Nganjuk optimistis bahwa ke depan, peran perguruan silat akan semakin dioptimalkan tidak hanya dalam pelestarian budaya, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk pasca Lebaran dan seterusnya.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar