Polantas Menyapa: Briptu Naufal Bikin Ujian Praktik SIM Roda Empat di Nganjuk Tidak Lagi Menakutkan


Selama ini, ujian praktik SIM roda empat sering dianggap sebagai momok. Peserta datang dengan deg-degan, melakukan kesalahan karena grogi, lalu pulang dengan kekecewaan. Tapi pada Kamis, 9 April 2026, Satpas SIM Polres Nganjuk berubah menjadi tempat yang hangat. Briptu Naufal dari Satlantas hadir dengan program "Polantas Menyapa", duduk santai bersama para pemohon SIM, menjelaskan satu per satu apa yang akan mereka hadapi. Ia tidak hanya memberi instruksi, tapi juga memberi motivasi. "Kegagalan bukan akhir. Tapi dengan persiapan yang cukup, Anda semua bisa lulus," katanya.

AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, mengungkapkan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap kesiapan masyarakat. "Kami tidak ingin ujian menjadi ajang ketakutan. Kami ingin menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan pengemudi yang disiplin dan selamat. Karena itu, pelatihan ini kami berikan dengan penuh kesabaran dan pendekatan kekeluargaan," ujarnya. Briptu Naufal yang dipilih sebagai instruktur memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kesabaran ekstra. Ia tidak pernah meninggikan suara atau meremehkan pertanyaan peserta, sekecil apa pun.

Para peserta yang hadir merasakan perbedaan yang nyata. "Saya kira ujian praktik itu mengerikan. Tapi setelah diajar Pak Briptu, saya jadi tahu bahwa yang dinilai bukan kecepatan, tapi keselamatan. Saya jadi lebih tenang," ujar seorang peserta wanita. Briptu Naufal juga memberikan sesi tanya jawab di akhir pelatihan, menjawab semua keraguan peserta tentang prosedur ujian, mulai dari pakaian yang dikenakan hingga cara bersikap kepada penguji. Suasana yang santai namun serius ini membuat peserta merasa dihargai, bukan sekadar nomor antrean.

Penutup dari program Polantas Menyapa ini adalah tentang wajah baru pelayanan publik. Polres Nganjuk membuktikan bahwa polisi bisa menjadi sahabat bagi masyarakat, bahkan di momen yang paling menegangkan sekalipun. Dengan Briptu Naufal sebagai ujung tombak, ujian praktik SIM roda empat tidak lagi ditakuti, tapi dinantikan sebagai ajang pembuktian kemampuan setelah belajar. Masyarakat Nganjuk yang akan mengikuti ujian kini punya alasan untuk tersenyum: ada polisi yang siap membimbing, menyapa, dan memastikan mereka berhasil. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar