Ribuan Mata dan Tangan Siaga, Polres Nganjuk Gelar Apel Pasukan Terpadu Jelang Iduladha


Suasana berbeda terasa di lapangan apel Polres Nganjuk pada Selasa (26/5/2026) pagi, ketika ratusan personel dari berbagai instansi berkumpul dalam apel gelar pasukan pengamanan malam takbir dan Hari Raya Iduladha 1447 H. TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, hingga organisasi kemasyarakatan tampak kompak berdiri dalam barisan yang rapi, menunjukkan kesiapan bersama menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan dalam amanatnya menekankan bahwa setiap personel harus mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, karena yang dipertaruhkan adalah kenyamanan dan keselamatan ribuan warga yang akan beribadah. Ia juga mengingatkan pentingnya langkah preventif dan preemtif, serta kewaspadaan tinggi terhadap potensi gangguan kamtibmas yang bisa muncul di tengah keramaian.

Kapolres secara khusus memerintahkan jajarannya untuk fokus pada pengaturan dan rekayasa lalu lintas di jalur-jalur yang diperkirakan menjadi pusat kepadatan, termasuk ruas jalan menuju masjid-masjid besar dan lokasi pemotongan hewan kurban. Pasukan gabungan akan disebar di titik-titik strategis di seluruh Kabupaten Nganjuk, dengan jadwal siaga yang dimulai sejak malam takbir hingga selesainya seluruh rangkaian ibadah Iduladha. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara dinamis, termasuk buka tutup jalur dan pengalihan arus jika diperlukan, guna mengantisipasi kemacetan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat. Petugas juga diminta untuk hadir dengan sikap humanis namun tegas dalam menjalankan tugas pengamanan.

Kepada masyarakat Nganjuk, Kapolres menyampaikan imbauan agar kegiatan takbiran dipusatkan di masjid dan musala, bukan dengan konvoi keliling yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Larangan menyalakan petasan dan kembang api juga ditegaskan kembali, karena selain membahayakan diri sendiri, suara ledakan dapat mengganggu kekhusyukan warga lain yang sedang beribadah. Penggunaan pengeras suara luar diminta dibatasi hingga pukul 24.00 WIB sebagai bentuk penghormatan terhadap hak istirahat masyarakat sekitar. Warga juga diajak untuk aktif berkoordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, termasuk dengan menghidupkan kembali pos kamling dan siskamling di setiap RT.

Polres Nganjuk memastikan bahwa layanan darurat 110 akan beroperasi penuh selama 24 jam selama periode malam takbir hingga selesainya perayaan Iduladha. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, baik karena kejadian kriminal, kecelakaan, maupun gangguan ketertiban lainnya, dapat segera menghubungi nomor tersebut. Kapolres berharap dengan sinergi seluruh unsur pengamanan dan kesadaran tinggi masyarakat, situasi kamtibmas di Nganjuk tetap kondusif sehingga perayaan Iduladha tahun ini berlangsung aman, lancar, dan penuh makna. Apel gelar pasukan ini menjadi bukti bahwa Polres Nganjuk dan seluruh mitranya siap memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan bersama.(Avs)


Posting Komentar

0 Komentar