Masih dalam pengembangan, namun petunjuk awal dari penggerebekan di kawasan Joho, Kecamatan Pace, Nganjuk, Selasa dini hari (26/5/2026) pukul 00.30 WIB, cukup mengagetkan. Satreskrim Polres Nganjuk dari Unit Pidsus mengamankan satu truk bermuatan sekitar 3.600 liter solar subsidi dan tiga terduga pelaku. Kasihumas AKP Fajar Kurniadi dalam doorstop, Kamis (28/5/2026), mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan awal, para pelaku mengaku membeli solar subsidi dari beberapa SPBU di wilayah Nganjuk. Jika benar, ini mengindikasikan adanya kelemahan pengawasan di tingkat SPBU yang bisa dieksploitasi.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas truk tangki keluar-masuk gudang di malam hari. Polisi yang bergerak cepat berhasil menangkap basah para pelaku saat tengah mempersiapkan distribusi ilegal. Solar subsidi seharusnya memiliki kuota dan peruntukan yang jelas. Ketika dijual dalam jumlah besar secara berulang, itu adalah pelanggaran. AKP Fajar menegaskan bahwa Polres Nganjuk akan mendalami apakah ada oknum SPBU yang dengan sengaja menjual solar subsidi tanpa membatasi pembelian. Jika terbukti, mereka juga akan diproses hukum.
Saat ini, ketiga pelaku ditahan di Mapolres Nganjuk. Barang bukti berupa truk dan 3.600 liter solar diamankan. Penyidik juga mengumpulkan bukti transaksi, rekaman CCTV, serta keterangan saksi. Polisi berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah daerah untuk menelusuri rantai distribusi ilegal ini. Masyarakat diapresiasi karena tanpa laporan mereka, polisi tidak akan tahu ada gudang yang dijadikan tempat penimbunan solar subsidi. Ini adalah contoh bagus bahwa kepedulian warga bisa menyelamatkan subsidi miliaran rupiah.
Polres Nganjuk akan terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas. Jika ditemukan pelaku lain, termasuk dari internal SPBU atau calo, mereka akan ditangkap. Masyarakat diimbau untuk terus melapor jika melihat kejanggalan, seperti pembelian solar subsidi dalam jumlah banyak di SPBU atau truk tangki yang sering mondar-mandir di malam hari. Dengan kerja sama yang baik, Nganjuk bisa bersih dari penyalahgunaan BBM subsidi.(Avs)


0 Komentar