Dari Lahan Sempit Menuju Panen Melimpah: Bhabinkamtibmas Jogomerto dan Revolusi Pepaya


Nganjuk- Di bawah sinar matahari pagi, Aipda Candra Purniawan melangkah di antara barisan pohon pepaya yang mulai berbuah lebat di pekarangan warga Desa Jogomerto, sebuah pemandangan yang membuktikan bahwa lahan kecil pun bisa menjadi sumber kehidupan. Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng ini menggerakkan program Pekarangan Pangan Bergizi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap instruksi Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan tentang pentingnya kemandirian pangan keluarga. Pepaya dipilih sebagai komoditas andalan karena mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah dan memberikan hasil yang cepat serta berkelanjutan.


Nganjuk- Fokus pendampingan meliputi pemilihan bibit pepaya unggul yang tahan hama, penentuan jarak tanam yang ideal agar sinar matahari merata, serta teknik pemupukan yang ramah lingkungan menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar rumah. Aipda Candra juga mengingatkan warga tentang pentingnya rotasi tanaman dan tidak menanam pepaya secara terus-menerus di lahan yang sama untuk menjaga kesuburan tanah. Upaya ini mendapat apresiasi dari para petani yang merasa terbantu karena selama ini mereka hanya menanam secara tradisional tanpa perhitungan yang matang.


Nganjuk- Dalam dialognya bersama kelompok tani pekarangan, Bhabinkamtibmas menggali berbagai ide inovatif seperti pembuatan pupuk kompos dari sisa rumah tangga dan pemanfaatan air cucian beras sebagai nutrisi tambahan untuk pohon pepaya. Warga pun berlomba-lomba menerapkan tips tersebut, dan dalam waktu singkat mereka melihat perubahan positif pada pertumbuhan tanaman dan kualitas buah yang dihasilkan, lebih besar dan lebih manis dari sebelumnya.


Nganjuk- Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menyatakan bahwa Program Pekarangan Pangan Bergizi dengan komoditas pepaya adalah bukti keberhasilan pendekatan polisi yang humanis dan dekat dengan kebutuhan rakyat. Pihaknya berharap semangat ini terus membara, sehingga Desa Jogomerto tidak hanya menjadi pemasok pepaya bagi wilayah sekitarnya, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi desa-desa lain yang ingin mengikuti jejak sukses ketahanan pangan berbasis pekarangan.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar