Gebangkerep Berbisik: Nila dan Gurami Membangun Kemandirian Pangan


Nganjuk- Di sudut Desa Gebangkerep yang tenang, suara gemericik air dari puluhan kolam kecil mengiringi aktivitas warga yang sibuk memberi pakan ikan nila dan gurami. Pemandangan ini adalah hasil dari program Pekarangan Pangan Bergizi yang didukung penuh oleh Kapolres Nganjuk, dan Aipda Kasmadi sebagai ujung tombak pendampingan di lapangan. Pada Rabu pagi yang cerah, ia kembali hadir untuk memantau dan memastikan bahwa setiap kolam memenuhi standar perawatan yang diperlukan agar ikan dapat tumbuh sehat dan siap dipanen tepat waktu.


Nganjuk- Dalam kunjungannya, Aipda Kasmadi berkesempatan berdiskusi dengan sejumlah pembudidaya yang telah berhasil panen perdana beberapa pekan lalu. Mereka berbagi pengalaman tentang teknik pemberian pakan yang efisien dan cara mengatur kepadatan populasi ikan agar tidak terjadi persaingan makanan yang berlebihan. Mendengar cerita sukses ini, Aipda Kasmadi merasa terinspirasi dan segera mencatat poin-poin penting yang bisa dibagikan kepada pembudidaya lain yang masih dalam tahap awal pengembangan kolam.


Nganjuk- Kapolsek Baron AKP Oofy Adycta Septandra menekankan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pangan yang mandiri di tingkat desa, sehingga masyarakat tidak perlu bergantung sepenuhnya pada pasokan pangan dari luar. Ia meminta Aipda Kasmadi untuk terus mendorong semangat inovasi di kalangan pembudidaya, seperti mencoba sistem bioflok atau akuaponik yang bisa meningkatkan produktivitas dalam lahan terbatas. Dengan terus belajar dan beradaptasi, Gebangkerep diharapkan bisa menjadi pusat percontohan perikanan pekarangan di Kabupaten Nganjuk.


Nganjuk- Ketika kunjungan usai, Aipda Kasmadi menutup dengan kata-kata penyemangat agar para pembudidaya tidak cepat puas dan terus mencari cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Ia berjanji akan selalu ada untuk mendampingi, membantu, dan mengayomi setiap langkah mereka dalam mengembangkan usaha perikanan ini. Desa Gebangkerep kini bersiap menulis babak baru sejarahnya, di mana nila dan gurami tidak hanya menjadi lauk di piring, tetapi juga menjadi tiang penyangga kemandirian pangan yang kokoh dan berkelanjutan.(Avs) 

Posting Komentar

0 Komentar