Menyusuri Lahan Kacang Panjang, Bhabinkamtibmas Sukomoro Pastikan Produktivitas dan Keamanan


Kapas- Di pagi yang cerah di Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro, Aipda David F.S. bersama rekannya menyusuri lahan pertanian warga yang mulai menunjukkan kehidupan baru. Tanaman kacang panjang yang baru beberapa minggu ditanam kini mulai bertunas dengan subur, menandakan bahwa musim tanam kali ini berjalan dengan baik. Pada Minggu (16/8/2026), Bhabinkamtibmas tersebut melaksanakan pengecekan lahan produktif sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadirannya di tengah hamparan hijau ini menjadi pengingat bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pertanian.


Aipda David menyampaikan optimismenya terhadap potensi lahan pertanian di Sukomoro yang dinilai cukup subur dan produktif. "Kalau lahan dikelola dengan baik, hasilnya tentu bisa membantu kebutuhan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan pemerintah," ujarnya sambil mengamati tunas-tunas kacang panjang yang mulai menjalar. Menurutnya, keberhasilan pertanian sangat ditentukan oleh kesungguhan petani dalam merawat tanaman sejak awal penanaman hingga masa panen. Dengan perawatan yang intensif, tanaman kacang panjang ini diyakini akan menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas.


Perbaikan infrastruktur jalan menuju area pertanian juga menjadi perhatian Aipda David dalam kunjungannya. Jalan yang telah diperbaiki dan dicor memudahkan akses petani dalam membawa bibit, pupuk, dan hasil panen. "Infrastruktur yang baik sangat membantu petani, apalagi saat musim panen tiba. Jalan yang mulus mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar," jelasnya. Kemudahan akses ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di wilayah Sukomoro.


Di sela-sela pengecekan, Aipda David juga menyampaikan imbauan keamanan yang penting bagi para petani. Ia mengingatkan agar petani tidak meninggalkan kendaraan dan peralatan pertanian tanpa pengamanan yang memadai. "Bapak dan ibu petani kalau meninggalkan kendaraan di sawah jangan hanya mengandalkan kunci kontak, kalau memungkinkan gunakan pengamanan ganda. Untuk diesel juga sebaiknya diberi rantai atau pengaman tambahan," pesannya. Imbauan ini sejalan dengan arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan agar anggota selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mencegah potensi pencurian yang dapat merugikan petani. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar