Polres Nganjuk Tanamkan Jiwa Kritis Siswa MAN 1 Nglawak di Tengah Banjir Informasi AI


Nganjuk- Puluhan siswa MAN 1 Nglawak tampak serius menyimak paparan dari Tim Trainer ToT Paham AI Polres Nganjuk yang mengupas tuntas fenomena kecerdasan buatan dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Mereka tidak hanya diajak mendengarkan, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi membedakan konten asli dan buatan AI yang semakin sulit diidentifikasi. Edukasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi ancaman disinformasi di era digital.


Ancaman hoaks berbasis AI kini menjadi tantangan serius karena mampu meniru gaya bahasa, intonasi, dan bahkan ekspresi wajah seseorang secara meyakinkan. Tim Trainer mengingatkan bahwa tanpa bekal literasi yang cukup, siswa bisa dengan mudah terjebak dalam lingkaran penyebaran berita bohong yang merugikan banyak pihak. Karena itu, kemampuan berpikir kritis dan verifikasi menjadi senjata utama yang harus dimiliki setiap individu di zaman sekarang.


Lebih dari sekadar kewaspadaan, para siswa juga didorong untuk melihat AI sebagai katalis kreativitas yang dapat membuka peluang usaha di masa depan. Mereka diberi contoh bagaimana AI dapat membantu membuat desain grafis, menyusun naskah, hingga mengelola media sosial untuk konten-konten positif. Dengan bimbingan yang tepat, para siswa diyakini mampu bertransformasi dari konsumen pasif menjadi produsen konten yang inovatif dan bertanggung jawab.


Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai sesi tanya jawab, menunjukkan bahwa edukasi ini berhasil menyentuh sisi humanis dan logis para siswa secara seimbang. Pihak sekolah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program literasi AI secara mandiri agar dampaknya lebih berkelanjutan. Di akhir kunjungan, Tim Trainer Polres Nganjuk berpesan bahwa generasi muda harus menjadi duta kebenaran di dunia maya, bukan pelaku atau korban hoaks. (Avs)

Posting Komentar

0 Komentar