Di tengah hiruk pikuk pemantauan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kabar yang menggembirakan. Berdasarkan data terintegrasi yang dihimpun dari seluruh posko pengamanan, angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 berhasil ditekan hingga 7,8 persen. Penurunan ini merupakan hasil dari strategi pengaturan lalu lintas yang lebih adaptif serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Meskipun dihadapkan pada lonjakan volume pemudik yang mencapai 20,49 persen atau setara 2,9 juta orang lebih banyak dari tahun lalu, tingkat fatalitas justru mencatatkan angka yang menurun. Kapolri merinci bahwa terjadi pengurangan 112 kasus kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa, dengan total korban jiwa sebanyak 265 orang. Pencapaian ini disambut syukur oleh Sigit, yang secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Dalam kesempatan yang sama, Sigit memberikan pesan khusus kepada para pemudik yang masih melakukan perjalanan balik. Ia menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama di atas segalanya. Pemerintah telah memastikan ketersediaan rest area dan buffer zone yang cukup untuk mengakomodasi kebutuhan istirahat para pengendara. Sigit mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah, karena istirahat yang cukup adalah investasi untuk sampai ke tujuan dengan selamat.
Dari sisi lalu lintas, dinamika arus balik menunjukkan perkembangan positif. Hingga Sabtu pagi, sebanyak 2,5 juta kendaraan telah tercatat kembali masuk ke wilayah Jakarta. Artinya, hanya tersisa 13,07 persen atau sekitar 385 ribu kendaraan yang masih dalam perjalanan pulang. Kapolri menegaskan bahwa puncak arus balik telah terlampaui, dan situasi saat ini relatif terkendali. Ia berharap momentum ini terus dijaga hingga titik terakhir, memastikan semua pemudik bisa kembali berkumpul dengan keluarga tanpa hambatan berarti.(Avs)
.jpeg)

0 Komentar