Nganjuk, Jatikalen- Lembur benih padi yang mulai menguning di Dusun Munung menjadi saksi bisu kedekatan AIPDA Iswandi dengan warga binaannya, ketika Bhabinkamtibmas Polsek Jatikalen ini memilih meninggalkan meja kantor dan turun langsung ke areal persawahan untuk bertemu para petani. Kamis (18/6/2026) pukul 09.00 WIB, langkahnya menginjak tanah basah di Desa Munung, menyapa para petani yang tengah sibuk merawat tanaman padi seluas 1 hektar yang dikelola produktif oleh kelompok tani setempat, sebuah pemandangan yang menunjukkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat tidak mengenal batas ruang dan waktu.
Kehadiran AIPDA Iswandi di lahan pertanian bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepedulian tulus terhadap perjuangan para petani yang setiap hari bergelut dengan alam untuk memproduksi pangan bagi banyak orang. Dalam dialog yang berlangsung santai namun penuh makna, ia mendengarkan dengan seksama cerita para petani tentang perjalanan panjang dari masa tanam hingga menjelang panen, termasuk berbagai kendala seperti serangan hama dan harga pupuk yang kadang tak menentu, yang semuanya dicatat sebagai bahan evaluasi untuk pendampingan lebih lanjut.
Melihat semangat dan kegigihan warga binaannya, AIPDA Iswandi memberikan apresiasi yang tulus dan menyampaikan bahwa kerja keras seperti ini adalah contoh nyata bagaimana ketahanan pangan dibangun dari akar rumput. Ia menekankan bahwa dengan memaksimalkan potensi lahan yang ada, para petani tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka sendiri, tetapi juga turut mengurangi kesenjangan ekonomi di wilayah Kecamatan Jatikalen, sebuah kontribusi yang sangat berarti bagi stabilitas sosial dan ekonomi secara keseluruhan.
Di sisi lain, kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi para petani dan memastikan bahwa situasi kamtibmas di area pertanian tetap aman dan kondusif menjelang musim panen raya. AIPDA Iswandi mengajak petani untuk saling menjaga dan melaporkan setiap hal mencurigakan, karena keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang akan membuat mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan dari pihak luar.
AIPDA Iswandi mengakhiri kunjungannya dengan pesan optimisme bahwa Desa Munung akan terus menjadi wilayah pertanian yang produktif dan mandiri. Dengan kolaborasi yang erat antara Polri dan petani, ia yakin bahwa ketahanan pangan bukanlah mimpi di siang bolong, melainkan kenyataan yang sedang dibangun bersama di setiap petak sawah yang digarap dengan penuh cinta dan pengabdian oleh warga Desa Munung yang tangguh.(Avs)


0 Komentar