Bukan Sekadar Memantau, Bhabinkamtibmas Tirtobinangun Menanamkan Jiwa Peternak Tangguh


Patianrowo- Sabtu pagi di Desa Tirtobinangun terasa istimewa ketika Bripka Gatot Sugiarto melangkah masuk ke kandang ayam dengan senyum yang sudah dinanti-nanti oleh para peternak. Bhabinkamtibmas Polsek Patianrowo itu menjalankan instruksi untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi ia tidak membawa daftar periksa yang kaku. Ia membawa semangat baru: menjadikan setiap peternak sebagai pahlawan pangan yang percaya diri dan tangguh menghadapi segala tantangan.


Dengan gerakan yang akrab, Bripka Gatot memeriksa suhu dan kelembaban kandang, lalu memberikan jempol kepada pemilik karena kondisi ternak yang terlihat sehat dan aktif. Ia tidak hanya bertanya tentang produksi, tetapi juga tentang kesejahteraan keluarga peternak, karena menurutnya, ayam yang sehat hanya bisa dihasilkan oleh peternak yang bahagia. Filosofi sederhana ini membuat para peternak merasa dihargai sebagai manusia, bukan sekadar produsen.


Salah satu peternak mengaku bahwa ia dulu sering mengabaikan vaksinasi karena menganggapnya mahal dan merepotkan. Namun, setelah Bripka Gatot menjelaskan dampak jangka panjang dari penyakit yang bisa mematikan seluruh populasi, ia mulai rutin menjadwalkan vaksin. "Sekarang saya sadar, mencegah jauh lebih murah daripada mengobati," ujarnya sambil mengelus kepala ayam kesayangannya.


Bripka Gatot menambahkan bahwa peternak juga harus mulai memikirkan pemasaran hasil ternak secara kreatif, misalnya dengan menjual telur dalam kemasan yang lebih menarik atau bekerja sama dengan warung makan lokal. Menurutnya, nilai tambah dari produk ternak bisa meningkatkan pendapatan peternak hingga dua kali lipat. Ia juga mengingatkan agar peternak tidak terburu-buru menjual ayam saat harga turun, tetapi menyimpannya hingga harga kembali normal.


Peternak yang hadir pun bertekad untuk membentuk koperasi kecil yang mengelola penjualan telur dan ayam potong secara terpusat, sehingga harga jual lebih stabil. Mereka bersyukur karena Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga inspirator yang membuka wawasan bisnis mereka. Dengan pendampingan berkesinambungan, mereka percaya bahwa Desa Tirtobinangun akan menjadi sentra peternakan ayam yang mandiri dan menjadi kebanggaan Patianrowo dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(Avs)

Posting Komentar

0 Komentar